Israel Kembali Temukan Terowongan ‘Penyerangan’ Hizbullah

“IDF telah menemukan terowongan serangan lintas-batas Hizbullah lainnya,” kata juru bicara IDF Letnan Kolonel Jonathan Conricus, dilansir dari laman Channel News Asia, Minggu 9 Desember 2018.

Penemuan terowongan ini yang kedua kalinya sejak IDF meluncurkan operasi untuk mengekspos dan menghancurkan ‘terowongan serangan’ milik Hizbullah.

“Terowongan itu menyeberang ke Israel, seperti yang pertama, terowongan itu belum berfungsi jadi tidak menimbulkan ancaman terhadap masyarakat,” imbuhnya tanpa menjelaskan lebih rinci.

Pada Selasa lalu, militer Israel melancarkan operasi yang dijuluki ‘Perisai Utara’. Tujuannya untuk menghancurkan terowongan yang digali di bawah perbatasan oleh kelompok Hizbullah.

Concrius mengatakan bahwa tentara menempatkan bahan peledak di terowongan yang baru terekspos. Langkah ini diambil untuk mencegah penggunaannya sebagai sarana untuk menyusup ke Negeri Bintang Daud. Meski demikian, mereka belum menghancurkannya.

Dia menambahkan militer Israel telah mengeluarkan peringatan dalam bahasa Arab. IDF meminta penduduk Lebanon selatan untuk menjauh dari lokasi terowongan tersebut IDN Poker.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan operasi untuk melacak terowongan itu baru permulaan. “Kami akan terus bertindak sampai selesai,” katanya.

Sabtu kemarin, Kremlin mengatakan Netanyahu menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin. Dia memberitahu tentang adanya operasi terowongan tersebut. Pasalnya, pasukan Rusia bertempur di sisi yang sama dengan Hizbullah di Suriah.

“Putin menekankan perlunya memastikan stabilitas di sepanjang garis yang memisahkan Israel dan Lebanon,” kata Kedutaan Rusia di Israel.

Israel telah melakukan ratusan serangan udara di Suriah. Menurut mereka, wilayah tersebut sebagai sasaran militer Iran yang juga menjadi tempat pengiriman senjata ke Hizbullah.

Hizbullah didukung Iran dan merupakan satu-satunya kelompok di Lebanon yang persenjataannya tidak dilucuti usai perang saudara pada 1975 hingga 1990. Israel sudah berperang melawan Hizbullah sejak 2006. Namun dihentikan oleh gencatan senjata yang ditengahi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).